Yoo.. Hindari Perilaku Korup...!!

Sabtu, 23 Juli 2016

BIOGRAFI KI DALANG ‘SENTEL’ NAWAN PATMOMIHARDJO

Ki Nawan Partomihardjo
Ki Nawan Partomihardjo dilahirkan di Desa Karangnangka pada tanggal 11 Maret 1911, putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Ki Poerwasemita dan Nyi Sidem. Dua saudaranya bernama Kasem dan adik bungsunya Urip hilang pada zaman penjajahan kolonial Belanda. Ki Nawan Patmomihardjo berasal dari Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas. Nama kecilnya Nawan, setelah menikah sebagaimana lazimnya tradisi masyarakat Banyumas mendapat nama tambahan Patomihardjo sebagai tanda telah menjadi orang tua.

Minggu, 10 Juli 2016

PAGUYUBAN LINGGAMAS BANDUNG MENGADAKAN BAKTI BUDAYA DI KABUPATEN PURBALINGGA

Pagelaran Wayang Kulit
Tak terasa dengan berjalannya waktu Paguyuban Warga Purbalingga-Banyumas di Bandung (disingkat Paguyuban Linggamas Bandung) telah memasuki usia tahun ke-lima. Paguyuban yang didirikan pada tanggal 1 Januari 2012 sebagai organisasi sosial kemasyarakatan telah mengalami pasang-surut dalam perjalanan akibat heterogennya latar belakang keanggotaan, mobilitas anggota yang tinggi dan situasi kehidupan kota yang selalu berganti trend khususnya di bidang usaha.

Jumat, 24 Juni 2016

PANDHAWA MUKSWA

Gambar: Sanggar Nirmala Sari
Sakpurnaning Bharata Yudha Jayabinangun, para Pandhawa lajeng sami boyongan dhateng negari Astina.
Negari Astina nulya kagantos nami:
"Ywastina". Awit rikala Parikesit lahir ngantos ngancik dhiwasa lan kajumenengaken nata ing negari Ywastina, para Pandhawa taksih paring pangayoman lan mangestreni. Nanging para Pandhawa sangsaya tambah sepuh.
Nuju ing hari sajuga, Prabu Puntadewa pamitan dhateng ingkang garwa badhe nggayuh kasampurnaning dumadi, minggah dhateng Gunung Mahameru.

Jumat, 20 Mei 2016

PENDIRI BOEDI OETOMO ASAL BANYUMAS YANG TERLUPAKAN

Boedi Oetomo
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-108 tahun pada tanggal 20 Mei 2016, diawali dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 oleh pelajar STOVIA, kerap kali dijadikan peringatan kebangkitan gerakan di Indonesia.

Namun tak banyak yang tahu, kalau Boedi Oetomo sejatinya didirikan oleh Sembilan pelajar pribumi yang masih muda. Sembilan pelajar diantaranya R. Soetomo, Mohammad Soelaiman, Gondo Soewarno, Goenawan Mangoenkoeseomo, Angka Prodjosoedirdjo, M. Soewarno, Moehammad Saleh, Soeradji Tirtonegoro dan RM. Goembreg.

Senin, 18 April 2016

EKSISTENSI BAHASA PENGINYONGAN

Photo by Kang Mulyono.
Latar Belakang Diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan

Berangkat dari keprihatinan menurunya penggunaan Bahasa Jawa khususnya Banyumasan, mendorong diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan di Aula LPPM Universitas Jendral Soedirman Karangwangkal Purwokerto. Seminar Bahasa Penginyongan menjadi ajang berkumpulnya berbagai komponen pengguna, pemerhati, pendidikan, budayawan dll. Tumpah ruahnya peserta seminar juga karena dalam rangka Harlah Majalah ANCAS ke-6 kerjasama Yayasan Carablaka dan Puslitbudpar LPPM Unsoed.