Yoo.. Hindari Perilaku Korup...!!
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 April 2016

EKSISTENSI BAHASA PENGINYONGAN

Photo by Kang Mulyono.
Latar Belakang Diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan

Berangkat dari keprihatinan menurunya penggunaan Bahasa Jawa khususnya Banyumasan, mendorong diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan di Aula LPPM Universitas Jendral Soedirman Karangwangkal Purwokerto. Seminar Bahasa Penginyongan menjadi ajang berkumpulnya berbagai komponen pengguna, pemerhati, pendidikan, budayawan dll. Tumpah ruahnya peserta seminar juga karena dalam rangka Harlah Majalah ANCAS ke-6 kerjasama Yayasan Carablaka dan Puslitbudpar LPPM Unsoed.

Sabtu, 05 Maret 2016

DR. Eng. KHOIRUL ANWAR PENEMU TEKNOLOGI 4G LTE

DR. Eng. Khoirul Anwar
DR. Eng. Khoirul Anwar dianggap gila, ditertawakan, bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna. Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.

Senin, 08 Februari 2016

KETAWANG PUSPAWARNA MENEMBUS JAGAT RAYA

PAA Mangkunegara IV - KPH Notoprojo
Badan Ruang Angkasa Amerika Serikat (NASA) menyiapkan dua wahana luar angkasa, Voyager 1 dan Voyager 2, dengan tujuan awal mempelajari planet Jupiter dan Saturnus. Namun, para peneliti juga mempertimbangkan potensi Voyager sebagai wahana penjelajah sistem tata surya yang belum diketahui; yang mungkin akan menjadi kontak pertama manusia dengan kehidupan di luar bumi.
Karena itu, sembilan bulan sebelum peluncuran Voyager, NASA meminta Carl Sagan, astronom kenamaan Universitas Cornell, menyusun tim khusus yang bertugas menyiapkan agar wahana Voyager juga berfungsi sebagai “pembawa pesan untuk peradaban ekstraterestrial”.

Rabu, 25 November 2015

HELI KEPRESIDENAN ATAU HELI VVIP TNI AU?

Helikopter Agusta Westland AW101
Selama beberapa minggu ini bersimpangsiur berita soal helikopter VVIP TNI AU yang disebut sebagai helikopter kepresidenan pilihan Jokowi dengan menafikan produk heli PT DI.
Beberapa orang langsung menelan mentah-mentah berita itu tanpa menggunakan nalar, karena terbiasa diasupi "gizi" dari "TV Oon".
Setelah mendiamkannya beberapa saat, beberapa hari ini saya merasa perlu untuk menanggapinya.
Bukan karena saya merasa perlu membela Jokowi atau siapapun, tetapi karena tahun 2014 lalu saya tahu ada teman SMA saya yang saat ini adalah perwira di TNI AU yang pernah menjadi bagian Renstra TNI AU sebagai penentu pilihan TNI AU dalam melakukan peremajaan unit alutsistanya termasuk helikopter Agusta tersebut.

Kamis, 11 Juni 2015

HARI JADI KABUPATEN BANYUMAS MENJADI TANGGAL 22 FEBRUARI

Pendopo Sipanji
Bupati Banyumas Ir Achmad Husein melalui Wabup dr. Budhi Setiawan menerima hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Hari Jadi Kabupaten Banyumas oleh Pansus DPRD. Penandatanganan persetujuan dilaksanakan dalam sidang paripurna Senin, (8/6) di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Banyumas. Dengan penanda tanganan ini mulai tahun depan (2016) peringatan Hari Jadi Kabupaten Banyumas berganti menjadi tanggal 22 Februari, bukan lagi 6 April seperti yang dirayakan selama ini.

Selasa, 24 Februari 2015

KONTROVERSI HARI JADI KABUPATEN BANYUMAS

Makam Adipati Mrapat
Sejak penetapan hari jadi Kabupaten Banyumas pada 1990, hingga kini tiap menjelang peringatan hari jadi acap muncul polemik. Ihwal silang pendapat itu menurut Prof. Dr.  Drs. Sugeng Priyadi, M.Hum. Ahli Sejarah Banyumas akibat dari keminiman dan ketiadaan sumber atau data sejarah kelahiran daerah tersebut. Penyelenggaraan seminar pada 14 November 1989, seperti pemaksaan bahwa tanggal 6 April 1582 adalah hari kelahiran daerah itu. Keputusan itu lahir karena penulis makalah hari jadi tidak menemukan prasasti penetapan hari lahir daerah itu, dan yang sering dicari adalah prasasti zaman Hindu dan Buddha. Jadi, penetapan tanggal itu sebagai hari jadi tidak tercantum dalam data mana pun sejarah Banyumas, bahkan tidak lebih dari hasil perkiraan yang tidak mendasar.

Kamis, 15 Januari 2015

ASAL MUASAL WONG BANYUMASAN

Bawor Ikon Banyumasan
Sejarah asal mula wong Banyumasan alias asal mula orang Banyumas yang merupakan hasil rangkuman penulusuran di internet. Untuk sharing kali ini selanjutnya Banyumas akan disebut Banyumasan, istilah ini untuk menggambarkan tentang orang dengan karakteristik “Banyumasan” artinya bukan hanya orang yang bermukim di wilayah Kabupaten Banyumas saja karena Budaya Banyumasan itu meliputi daerah di luar Kabupaten Banyumas.Berdasarkan sejarah yang dihimpun dari sumber-sumber, terutama yang inyong ambil sebagai sumber adalah dari wikipedia Basa Banyumasan yang membeberkan sejarah Banyumasan yang dalam versi aslinya ditulis dalam bahasa Banyumasan dan Wikipedia Bahasa Indonesia, kurang lebih ceritanya begini ….

Sabtu, 23 November 2013

MENCARI AIR DENGAN TEKNOLOGI NUKLIR

Gua Bribin Gunung Kidul; Foto Okezone.
Di mana ada BATAN (Badan Tenaga Nuklir Nasional) di situ ada air. Begitu kira-kira ungkapan yang melekat pada lembaga teknologi yang memfokuskan penelitian pada tenaga nuklir. Pasalnya BATAN dapat mencari sumber air dengan cara mendeteksinya dengan aliran radio isotop. Jika air tersebut berada tak begitu dalam dari permukaan tanah, pencarian bisa dilakukan dengan sebuah alat bernama tracer. Mirip seperti alat gegana pendeteksi bom, tracer pendeteksi air juga akan berbunyi nyaring dan cepat jika menemukan air.

Senin, 26 Agustus 2013

PROF. THOMAS DJAMALUDDIN MENERIMA PENGHARGAAN SARWONO AWARD KE-XII DARI LIPI

Profil***)


Foto by Bagus P.N./detikcom
Awalnya ketertarikan Profesor Thomas Djamaluddin pada Unindentified Flying Objects (UFO) sejak sekolah menengah dibacanya dari majalah ilmiah populer. Penasaran Thomas akan benda-benda asing di luar angkasa itu dikejarnya melalui sains serta menyelaraskannya dengan agama yang dianutnya, Islam.
"Saya tertantang untuk mengetahui kehidupan lain di luar Bumi yang pada tahun 1970-an hingga 1980-an awal sedang marak cerita tentang Unidentified Flying Object atau UFO. Saat kelas satu SMA saya banyak membaca buku tentang UFO dan akhirnya menulis artikel, 'UFO: Bagaimana Menurut Agama? yang terbit dalam majalah 'Scientiae' pada 1979," kisah Thomas yang meraih gelar profesor riset dari LIPI pada Desember 2010 ini.

Jumat, 17 Mei 2013

ENTUT MBURUT (Versi Ngapak)

Ilustrasi
Wong agi jengkel, kesuh, medhegel apa keprigen?, gawe judul tulisan koh ‘Entut Mburut’....!!
Aja mecucu dhimin...! Kiye dudu semblothongan utawane mbejujag.
Wong urip angger egin teyeng ngentut rasane lega embok?
Ngonoh dipikir, upamane weteng kembung muthung-muthung, mules, kringete byuk-byukan, sedina med ora teyeng ngentut, mesthi rasane ora karu-karuan, ora kepenak, mbanjut sembarang gawe ora genah apa sing garep dimek. Angger wis kaya kuwe nembe baen gedabisan nambakena maring dokter, dhukun, utawane tukang urut ngarahe teyeng ‘dhuuut’ thok mbokan?.