![]() |
| Foto by Hok Gie |
Minggu, 01 Januari 2017
BAWOR SEBAGAI IKON BANYUMASAN
Minggu, 14 Agustus 2016
GURU TAK BOLEH DIPIDANAKAN KARENA MENDISIPLINKAN SISWA
![]() |
| Dahrul Guru SMK2 Makassar |
Dunia pendidikan kembali
ramai ketika seorang guru di Makassar dihajar oleh orang tua siswa. Orang tua
siswa tersebut memukuli lantaran tidak senang anaknya didisiplinkan sang guru.
Bagaimana dalam kacamata pidana? Menurut Yurisprudensi
Mahkamah Agung (MA) yang diambil dari website MA, Jumat (12/8/2016),
bahwa guru tak dapat dipidana ketika menjalankan profesinya dan melakukan usaha
pendisiplinan kepada siswa. Hal itu ditetapkan ketika mengadili guru dari Majalengka,
Jawa Barat, SD Aop Saopudin (31). Ketika itu,
Aop menertibkan empat siswanya yang rambutnya gondrong dengan memotong rambut
siswa tersebut pada Maret 2012. Salah seorang siswa tidak senang dan melabrak
Aop serta memukulnya. Aop juga dicukur balik.
Kamis, 11 Agustus 2016
TYTO ALBA & RUBUHA PASANGAN PEMBASMI TIKUS YANG EFEKTIF
![]() |
| Tyto Alba (Serak Jawa) |
Rumah Burung
Hantu disingkat Rubuha adalah kandang buatan untuk burung predator pemakan
tikus sawah yang dibuat dengan teknologi menyesuaikan karakter dan kebutuhan
tempat tinggal burung yang akan diberdayakan. Burung predator pemakan tikus ini
bernama Tyto Alba, orang Banyumas menyebut Serak Jawa. Bahasan, teknologi,
pengoperasian dan kaitannya dengan ketahanan pangan saya turunkan dari
Kompasiana tgl. 11 Agustus 2016. Uraian selengkapnya dapat disimak di bawah
ini.
Minggu, 24 Juli 2016
‘SENTEL’ WAYANG ALTERNATIF CIPTAAN KI NAWAN PATMOMIHARDJO
![]() |
| Tokoh Wayang Sentel |
Salah satu tokoh
wayang kulit terfavorit ciptaan Ki Nawan Patmomihardjo yang paling disukai
pandhemen adalah ‘Sentel’. Nama Sentel menjadi julukan yang melekat pada Ki
Dalang Nawan Patmomihardjo dari Desa Karangnangka ini. Masyarakat merasa lebih
akrab dengan panggilan ‘Dalang Sentel’.
Tokoh wayang
ini merupakan hasil kreasi dan inovasi yang diciptakan disamping wayang-wayang lainnya seperti: Santamin, Dhegel, Sarkowi,
Lisun dan Kasud.
Wayang
Sentel dibuat oleh Gondo dari Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten
Banyumas, salah seorang nayaga Ki Dalang Nawan yang juga ahli membuat wayang
kulit.
Sabtu, 23 Juli 2016
BIOGRAFI KI DALANG ‘SENTEL’ NAWAN PATMOMIHARDJO
![]() |
| Ki Nawan Partomihardjo |
Ki Nawan Partomihardjo dilahirkan di
Desa Karangnangka pada tanggal 11 Maret 1911, putra pertama dari tiga
bersaudara pasangan Ki Poerwasemita dan Nyi Sidem. Dua saudaranya bernama Kasem
dan adik bungsunya Urip hilang pada zaman penjajahan kolonial Belanda. Ki Nawan
Patmomihardjo berasal dari Desa Karangnangka, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten
Banyumas. Nama kecilnya Nawan, setelah menikah sebagaimana lazimnya tradisi
masyarakat Banyumas mendapat nama tambahan Patomihardjo sebagai tanda telah
menjadi orang tua.
Langganan:
Postingan (Atom)




