Yoo.. Hindari Perilaku Korup...!!

Jumat, 24 Juni 2016

PANDHAWA MUKSWA

Gambar: Sanggar Nirmala Sari
Sakpurnaning Bharata Yudha Jayabinangun, para Pandhawa lajeng sami boyongan dhateng negari Astina.
Negari Astina nulya kagantos nami:
"Ywastina". Awit rikala Parikesit lahir ngantos ngancik dhiwasa lan kajumenengaken nata ing negari Ywastina, para Pandhawa taksih paring pangayoman lan mangestreni. Nanging para Pandhawa sangsaya tambah sepuh.
Nuju ing hari sajuga, Prabu Puntadewa pamitan dhateng ingkang garwa badhe nggayuh kasampurnaning dumadi, minggah dhateng Gunung Mahameru.

Jumat, 20 Mei 2016

PENDIRI BOEDI OETOMO ASAL BANYUMAS YANG TERLUPAKAN

Boedi Oetomo
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-108 tahun pada tanggal 20 Mei 2016, diawali dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 oleh pelajar STOVIA, kerap kali dijadikan peringatan kebangkitan gerakan di Indonesia.

Namun tak banyak yang tahu, kalau Boedi Oetomo sejatinya didirikan oleh Sembilan pelajar pribumi yang masih muda. Sembilan pelajar diantaranya R. Soetomo, Mohammad Soelaiman, Gondo Soewarno, Goenawan Mangoenkoeseomo, Angka Prodjosoedirdjo, M. Soewarno, Moehammad Saleh, Soeradji Tirtonegoro dan RM. Goembreg.

Senin, 18 April 2016

EKSISTENSI BAHASA PENGINYONGAN

Photo by Kang Mulyono.
Latar Belakang Diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan

Berangkat dari keprihatinan menurunya penggunaan Bahasa Jawa khususnya Banyumasan, mendorong diadakannya Seminar Bahasa Penginyongan di Aula LPPM Universitas Jendral Soedirman Karangwangkal Purwokerto. Seminar Bahasa Penginyongan menjadi ajang berkumpulnya berbagai komponen pengguna, pemerhati, pendidikan, budayawan dll. Tumpah ruahnya peserta seminar juga karena dalam rangka Harlah Majalah ANCAS ke-6 kerjasama Yayasan Carablaka dan Puslitbudpar LPPM Unsoed.

Senin, 28 Maret 2016

NASIRIN L SUKARTA PUJANGGA BARU SASTRA BANYUMASAN


Nasirin L Sukarta
Nasirin Lebdoyono Sukarta alias Kartawea, Sastrawan Banyumas Novelis "Kumandang Tembang Mrapat (KTM)" dan "Perkutut Tembagan" Penerbit SIP Publishing. Penulis yang berasal dari Desa Kalisube, Kecamatan Banyumas tergolong unik dalam menghasilkan karya-karyanya karena tidak menggunakan mesin ketik atau laptop tetapi menggunakan HP Jadul miliknya. Merangkai kata demi kata di Gubug belakang rumahnya di pinggir bantaran Sungai Serayu. Nasirin L Sukarta merupakan generasi baru sastrawan Banyumas sesudah Romo Ahmad Tohari dari Tinggarjaya Jatilawang. Karya-karyanya mengambil seting sejarah Banyumas masa lalu dengan tutur bahasa yang indah, enak dibaca dengan isinya yang padat penuh pesan-pesan Etika, estetika, filosofis, paedogogis, antropologis, dll.

Sabtu, 05 Maret 2016

DR. Eng. KHOIRUL ANWAR PENEMU TEKNOLOGI 4G LTE

DR. Eng. Khoirul Anwar
DR. Eng. Khoirul Anwar dianggap gila, ditertawakan, bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna. Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.